Notification

×
//

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Langkah Perdana FKJ Soppeng: Pelatihan Jurnalistik dan Sosialisasi KUHP–KUHAP Baru

Jumat, 16 Januari 2026 | 5:21:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-17T01:21:46Z


SOPPENG — Dari sebuah ruang diskusi sederhana, Forum Komunikasi Jurnalis (FKJ) lahir dengan satu tekad: memperkuat solidaritas dan kapasitas jurnalis di Kabupaten Soppeng. Forum yang resmi terbentuk pada 8 Desember 2025 itu kini bersiap mendeklarasikan keberadaannya melalui kegiatan pelatihan jurnalistik yang dirangkaikan dengan sosialisasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.


Bagi FKJ, kegiatan ini bukan sekadar seremoni awal. Koordinator Presidium FKJ, Agus Setiawan PH Rauf, menegaskan bahwa forum ini dibangun di atas komitmen untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan kualitas profesi jurnalis.


“Langkah awal kami melalui pelatihan jurnalistik dan sosialisasi ini bukan hanya untuk memperkenalkan lembaga, tetapi juga sebagai upaya memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujar Agus, Jumat (16/1/2026).


Pelatihan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5 Februari 2025 mendatang. Ketua Panitia Pelaksana, Syaharuddin, menyebutkan bahwa sasaran kegiatan ini cukup luas, mulai dari perangkat desa, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga sektor pendidikan di Kabupaten Soppeng.


Menurutnya, hampir seluruh instansi memiliki fungsi kehumasan yang menuntut kemampuan dasar dalam menyampaikan informasi kepada publik.


“Kami akan mengundang perangkat desa, OPD, dan sektor pendidikan. Mereka perlu memahami cara menyampaikan informasi terkait instansinya masing-masing, minimal memiliki pengetahuan dasar menulis rilis berita yang baik dan benar,” kata Syaharuddin.


Tak hanya membekali peserta dengan keterampilan jurnalistik, FKJ juga menaruh perhatian pada literasi hukum. Sosialisasi KUHP dan KUHAP baru dinilai penting, mengingat peraturan tersebut masih relatif baru dan belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat maupun aparatur pemerintahan.


“KUHP baru ini tentu membawa banyak perubahan. Oleh karena itu, kami memandang perlunya adanya sosialisasi agar isinya dapat dipahami secara cepat dan tepat,” ujarnya.


Untuk memperdalam pemahaman peserta, FKJ akan menghadirkan Kasatreskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, sebagai pemateri dalam sesi sosialisasi hukum.


Rencana pelaksanaan kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Bupati Soppeng, Suwardi Haseng. Dukungan tersebut dinilai menjadi energi tambahan bagi FKJ dalam menyukseskan agenda pelatihan dan sosialisasi perdana mereka.


“Alhamdulillah Pak Bupati merespon positif kegiatan ini,” pungkas Syaharuddin.


Melalui pelatihan jurnalistik dan sosialisasi hukum ini, FKJ berharap dapat menjadi jembatan antara jurnalis, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, berimbang, dan bertanggung jawab. (**)

×
Berita Terbaru Update