Foto(ist)
Ketua panitia pelaksana Andi Risqah, S.STP., M.Si melaporkan bahwa Pertemuan ini bertujuan untuk mempublikasikan data stunting sebagai aksi yang digunakan untuk parameter penurunan stunting serta sebagai dasar intervensi spesifik dan sensitif yang akan dilaksanakan sebagai tindak lanjut balita stunting yang telah ditemukan untuk mendukung Program Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Soppeng.
SOPPENGPOS.com, Soppeng–Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng melaksanakan Pertemuan Pengukuran dan Publikasi Stunting (Aksi 7) Tingkat Kabupaten Soppeng Tahun 2023, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng. Rabu, 22 November 2023.
Ketua panitia pelaksana Andi Risqah, S.STP., M.Si melaporkan bahwa Pertemuan ini bertujuan untuk mempublikasikan data stunting sebagai aksi yang digunakan untuk parameter penurunan stunting serta sebagai dasar intervensi spesifik dan sensitif yang akan dilaksanakan sebagai tindak lanjut balita stunting yang telah ditemukan untuk mendukung Program Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Soppeng.
Penyelenggaraan Pertemuan Aksi 7 Program Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Soppeng Tahun 2023 diselenggarakan oleh seksi Kesga dan Gizi Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng,” kata A. Risga dalam laporannya
Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, Ir. H. Lutfi Halide, MP dalam sambutannya mengatakan bahwa Aksi 7 (Pengukuran dan Publikasi Stunting) merupakan upaya untuk memperoleh data prevalensi stunting terkini pada layanan Puskesmas, Kecamatan dan Desa.
Diperlukan kerjasama antara Lintas Program dan Lintas Sektor untuk menangani masalah stunting di Kabupaten Soppeng,”Ajaknya
Untuk mencapai target RPJMN sebesar 14% ditahun 2024. Wabup Lutfi Halide menjabarkan, yaitu dengan 8 (delapan) Aksi Integrasi diantaranya Analisis situasi, Rencana kegiatan, Rembuk stunting, Peraturan Bupati/Walikota tentang peran desa, Pembinaan Kader Pembangunan Manusia (KPM), Sistem manajemen data, Pengukuran dan publikasi stunting, dan Review kinerja tahunan.
Sekedar informasi, narasumber pada pertemuan tersebut adalah Tim Ahli TGUPP Pemprov Sulawesi dan Tim INEY Region 5 Bina Bangda Kemendagri.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan pembangunan, Kepala SKPD terkait, para camat dan kepala puskesmas. (Rls)









