SOPPENGPOS.com, Soppeng–Pelatihan Kepemimpinan Pengawas dengan materi Meningkatkan Kompetensi dan Integritas Pelayanan Publik diselenggarakan BKPSDM Soppeng bekerjasama dengan BPSDM Provinsi Sulsel berlangsung dihotel Maryam, Sabtu (11/5/2024)
Pemateri Widyaiswara provinsi Sulawesi Selatan dalam materi Agenda 2 dibawakan Dr. Muhammad Yassir, MT, dan Dr. Andi Adijah, M.Pd, pelatihan ini menjadi ajang penting untuk memperkuat pemahaman akan pentingnya cinta tanah air dalam konteks wawasan nusantara, kearifan lokal, dan Pancasila.
Dihadapan peserta, Dr. Muhammad Yassir dalam pemaparannya menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kepemimpinan dan kompetensi pengawas
Tujuan utamanya untuk meningkatkan kompetensi menganalisis kompetensi publik mengenai lingkup dan wujud cinta tanah air dalam perspektif wawasan nusantara, kearifan lokal, dan Pancasila,” jelasnya
Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang sistem pemerintahan Indonesia dalam kerangka tujuan negara.
Dengan mengaktualisasi kepemimpinan dan nilai-nilai dasar bela negara, peserta diharapkan mampu menghadapi kompetisi dan konflik kepentingan dalam konteks aktual guna menangkal hambatan etika dan integritas pelayanan publik.
Dia juga menjelaskan pelatihan akan mencakup berbagai aspek yang relevan dengan kepemimpinan pengawas dan pelayanan publik membahas secara mendalam tentang pentingnya memahami cinta tanah air dalam perspektif wawasan nusantara dan kearifan lokal.
Bagaimana nilai-nilai tersebut menjadi landasan bagi kepemimpinan yang efektif dalam masyarakat yang beragam budaya dan suku,” lanjut dia
Sedangkan, Dr. Andi Adijah, M.Pd, dalam materinya membahas sistem pemerintahan Indonesia dan nilai-nilai dasar bela negara wawasan tentang bagaimana sistem pemerintahan bekerja dalam kerangka tujuan negara, serta pentingnya memperkuat integritas dan etika dalam pelayanan publik.
Pelatihan ini akan dilaksanakan dalam 4 agenda selama 3 bulan. Setiap agenda akan mencakup diskusi, presentasi, studi kasus, dan kegiatan praktis untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan peserta,” urainya
Dia juga menegaskan Metode pembelajaran yang interaktif dan partisipatif akan digunakan untuk memastikan bahwa peserta benar-benar terlibat dan memahami materi yang disampaikan.
Peserta diharapkan dapat mengambil manfaat yang signifikan dari pelatihan ini meningkatkan pemahaman tentang pentingnya cinta tanah air, wawasan nusantara, dan kearifan lokal dalam konteks kepemimpinan,” tandasnya
“Mereka juga akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang sistem pemerintahan Indonesia dan bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam meningkatkan integritas dan etika dalam pelayanan publik,”
Tak hanya itu, peserta akan dilatih untuk mengidentifikasi dan menangani konflik kepentingan dengan bijaksana dan efektif. Mereka akan belajar bagaimana menggunakan nilai-nilai dasar bela negara sebagai panduan dalam mengambil keputusan yang berkualitas dan bertanggung jawab dalam konteks pelayanan publik.
Diakhir pemaparan kedua pemateri menyimpulkan, Pelatihan kepemimpinan pengawas yang diselenggarakan di Hotel Maryam Watansoppeng ini menjanjikan untuk menjadi ajang yang bermanfaat bagi para peserta.
Dengan pemateri yang ahli dan metode pembelajaran yang interaktif, peserta diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang mendalam tentang berbagai aspek kepemimpinan, sistem pemerintahan, dan integritas pelayanan publik,” terangnya
Closing Statement pemateri, pelatihan ini akan membantu memperkuat kompetensi peserta dalam menganalisis dan mengatasi tantangan yang kompleks dalam menjalankan tugas mereka sebagai pengawas dan pelayan masyarakat.








