Notification

×
//

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tanam Perdana PM-AAS, Bupati Soppeng dan Kementan Siapkan Lompatan Besar Sektor Pertanian

Kamis, 07 Mei 2026 | 11:45:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-08T06:45:39Z


SOPPENG — Bupati Soppeng bersama Kementerian Pertanian (Kementan) RI memulai penerapan program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) melalui kegiatan tanam perdana di Kelurahan Apanang, Kecamatan Liliriaja, Jumat (8/5/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Soppeng dan dihadiri Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Prof. Dr. Ir. Fadjry Jufri, M.Si., bersama jajaran Kementerian Pertanian, tenaga ahli menteri, kepala balai lingkup modernisasi pertanian, Forkopimda, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta kelompok pelaksana program pertanian.


Bupati Soppeng mengatakan, program PM-AAS menjadi langkah nyata transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan produktif.


“Program PM-AAS ini hadir untuk membantu petani bekerja lebih efisien melalui mekanisasi, penggunaan teknologi, pendampingan penyuluh, hingga pola tanam modern, dengan harapan hasil panen meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujar Bupati Soppeng.


Ia juga mengajak petani agar terbuka terhadap perkembangan teknologi pertanian.


“Teknologi bukan untuk menggantikan petani, tetapi membantu petani agar kerja lebih ringan dan hasil lebih besar,” katanya.


Bupati Soppeng juga menyampaikan penghargaan kepada Kementerian Pertanian RI dan Balai Besar Pengembangan dan Penerapan Modernisasi Pertanian atas dukungan terhadap pengembangan pertanian modern di Kabupaten Soppeng.


Menurutnya, program liputan PM-AAS di Soppeng mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2025 program tersebut baru diterapkan di lahan seluas 5 hektar di Kecamatan Marioriawa, sedangkan pada tahun 2026 meningkat menjadi 120 hektar yang tersebar di Kecamatan Liliriaja seluas 100 hektar dan Kecamatan Marioriawa 20 hektar.


Sementara itu, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Prof. Dr. Ir. Fadjry Jufri, M.Si., mengatakan Kabupaten Soppeng menjadi salah satu daerah prioritas pengembangan pertanian modern dan program ketahanan pangan nasional.


“Soppeng adalah salah satu kabupaten yang akan memulai teknologi pertanian modern. Teknik ini diperkenalkan oleh Menteri Pertanian setelah mengunjungi negara-negara maju bidang pertaniannya,” ujarnya.


Ia mengungkapkan, program PM-AAS sebelumnya telah diuji coba di Kabupaten Soppeng dan berhasil mencapai produktivitas hingga 10,4 ton per hektar.


“Sebenarnya di Soppeng sudah mencoba dan berhasil 10,4 ton per hektar.Makanya tahun ini ditambah 120 hektar untuk Soppeng,” katanya.


Menurut Prof Fadjry, di Sulawesi Selatan hanya terdapat empat kabupaten yang mendapatkan program PM-AAS, yakni Sidrap, Bone, Soppeng, dan Maros.


“Kementerian berkomitmen mendukung secara maksimal juga program ini,” ujarnya.


Program PM-AAS merupakan sistem pertanian modern yang mengedepankan penggunaan benih unggul, pemupukan berimbang, mekanisasi pertanian, penggunaan alat tanam modern, hingga pemanfaatan drone dalam proses budidaya.


Pemerintah Kabupaten Soppeng bersama Kementerian Pertanian berharap program tersebut mampu meningkatkan produktivitas padi serta mendorong kesejahteraan petani. (**)

×
Berita Terbaru Update