Notification

×
//

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Soppeng Dorong Optimalisasi Lahan Non Rawa dan Program Listrik Masuk Sawah

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:17:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-26T07:17:23Z


SOPPENG – Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait persiapan pelaksanaan Survey Investigasi Desain (SID) untuk kegiatan optimalisasi lahan non rawa, Kamis (25/3), di ruang pimpinan Kantor Bupati Soppeng.


FGD tersebut dihadiri Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, Ketua Tim Penyusun SID LPPM Universitas Hasanuddin Andang Suryana Soma, Ph.D beserta tim, Manajer PLN Cabang Soppeng Ria Fitriani Rachman, serta Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Soppeng bersama jajaran.


Selain itu, turut hadir Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) tingkat kabupaten dan koordinator PPL dari delapan kecamatan.


Kegiatan ini bertujuan menyatukan persepsi dan langkah dalam pelaksanaan survei perencanaan teknis optimalisasi lahan non rawa, sekaligus memperkuat kolaborasi antara program pemerintah pusat yang bersumber dari APBN dengan program prioritas Pemkab Soppeng di sektor pertanian.


Dalam arahannya, Bupati Soppeng menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan Kementerian Pertanian.


“Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan Kementerian Pertanian, khususnya dalam membahas program listrik masuk sawah untuk mengatasi keterbatasan air saat musim tanam,” ujarnya.


Ia menambahkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian merencanakan dukungan anggaran sekitar Rp67 miliar pada tahun 2026 melalui program Optimasi Lahan (OPLAH).


Sementara itu, Ketua Tim SID, Andang Suryana Soma, menjelaskan bahwa penyusunan SID dilakukan berdasarkan potensi lahan serta kebutuhan kelompok tani yang menjadi sasaran survei.


Menurutnya, penentuan lokasi dan kelompok penerima mengacu pada data calon petani dan calon lokasi (CPCL) yang telah dihimpun oleh penyuluh pertanian agar intervensi program lebih tepat sasaran.


Pihak PLN Cabang Soppeng juga memaparkan kondisi kuota serta kemampuan pembangunan jaringan instalasi listrik guna mendukung program listrik masuk sawah.


PLN menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam mendukung optimalisasi lahan non rawa melalui penyediaan akses energi bagi kegiatan pertanian.


Melalui FGD ini, seluruh pihak diharapkan memiliki pemahaman yang sama sebelum pelaksanaan SID di lapangan sehingga program dapat berjalan lebih efektif dan berdampak pada peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Soppeng. (**)

×
Berita Terbaru Update