Notification

×
//

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menyemai Kepedulian di Ujung Ramadhan: Jejak Berbagi Kapolres Soppeng untuk Warga Kurang Mampu

Senin, 16 Maret 2026 | 11:07:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-17T06:07:15Z


SOPPENG – Di penghujung bulan suci Ramadhan, ketika suasana harap dan doa kian menguat, langkah-langkah kepedulian justru semakin terasa nyata. Pagi itu, Selasa, 17 Maret 2026, AKBP Aditya Pradana memulai perjalanan sederhana namun penuh makna, menyalurkan zakat dan sedekah kepada warga yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Soppeng.


Kegiatan tersebut bukan sekedar rutinitas seremonial. Ia menjelma menjadi rangkaian kunjungan hangat yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Dimulai sekitar pukul 09.00 WITA di Mapolsek Liliriaja, Kelurahan Appanang, Kapolres bersama jajaran menyerahkan bantuan kepada sepuluh warga dari berbagai desa dan kelurahan. Senyum haru dan ucapan terima kasih mengiringi setiap paket yang berpindah tangan.


Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Mapolsek Ganra. Meski waktu berjalan cepat, sekitar pukul 09.20 WITA semangat berbagi tak surut. Empat warga yang kurang mampu menerima zakat diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka di hari-hari terakhir Ramadhan.


Tak berhenti di situ, langkah kepedulian itu berlanjut ke Mapolsek Marioriawa, Kelurahan Attang Salo. Di sana, sedekah kembali disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 10.50 WITA, berlangsung dalam suasana aman, tenteram, dan penuh kehangatan.


Bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia, kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan. Lebih dari itu, ini adalah cara mendekatkan diri dengan masyarakat, terutama di momen spiritual seperti Ramadhan.


“Di minggu terakhir Ramadhan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban serta membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Kapolres.


Masyarakat tanggap pun terasa hangat. Kehadiran aparat kepolisian tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, namun juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan hadir pada saat dibutuhkan.


Di tengah kesederhanaan bantuan yang diberikan, tersimpan makna besar tentang empati dan kebersamaan. Ramadhan, sekali lagi, menjadi pengingat bahwa berbagi tidak selalu tentang seberapa banyak yang diberikan, melainkan seberapa tulus kepedulian yang disampaikan. (**)

×
Berita Terbaru Update