Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Soppeng Sentil UPZ: Jangan Data Penerima Zakat Berdasarkan Suka dan Tidak Suka

Minggu, 13 September 2026 | 6:18:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-13T13:18:59Z



SOPPENG — Bupati Soppeng menegaskan penyaluran zakat, infak dan sedekah (ZIS) harus dilakukan secara amanah, transparan dan tepat sasaran. Ia meminta Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tidak mendata penerima manfaat berdasarkan faktor suka atau tidak suka.


“Hindari pendataan secara ‘SUKA DAN TIDAK SUKA’, tapi berikanlah kepada yang memang berhak,” tegas Bupati Soppeng dalam sambutannya pada penyaluran ZIS di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Watansoppeng, Minggu siang (13/9/2026).

Foto: Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng salurkan ZIS di Baruga rujab Bupati. (Dok. Diskominfo)


Menurutnya, pendataan mustahik harus mengacu pada kriteria penerima yang telah ditetapkan. Hal itu penting agar dana umat yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Soppeng benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.


Bupati juga mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Soppeng yang dinilai terus berupaya mengelola dan mendistribusikan dana umat kepada masyarakat. Ia berharap bantuan yang diterima mustahik tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat menopang kebutuhan keluarga dan kegiatan usaha produktif.


“Gunakanlah bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga atau dimanfaatkan sebagai penunjang usaha produktif,” ujarnya.


Ia berharap para penerima zakat saat ini dapat meningkatkan kondisi ekonominya hingga pada akhirnya mampu menjadi muzaki yang mandiri.


Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Soppeng menyalurkan bantuan ZIS kepada 395 penerima manfaat dengan total Rp136 juta.


Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM Satturi, S.Pd.I., M.Pd.I., mengatakan penerima bantuan tersebar di tiga kecamatan, yakni Lalabata, Donri-Donri dan Ganra.


Di Kecamatan Lalabata, bantuan disalurkan kepada 100 mustahik, 50 siswa dan 50 pelaku UMKM. Di Kecamatan Donri-Donri, bantuan diberikan kepada 90 mustahik, 30 siswa dan 10 pelaku UMKM. Sedangkan di Kecamatan Ganra, penerima terdiri atas 40 mustahik, 20 siswa dan lima pelaku UMKM.


Besaran bantuan diberikan berdasarkan kategori penerima. Pelaku UMKM memperoleh Rp1,5 juta, mustahik Rp300 ribu, sedangkan siswa dan santri menerima Rp200 ribu serta tas sekolah.


Bupati Soppeng juga mengajak aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat yang telah memenuhi nisab untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Soppeng.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf Eko Yulianto, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, Kabag Ops Polres Soppeng Kompol Abd. Rahman, anggota DPRD Kabupaten Soppeng dari Fraksi Golkar Hj. Andi Wahdah dan Hj. Insana, perwakilan Kemenag Soppeng, Kapolsek Lalabata AKP Asep Sibli, para camat, pengurus BAZNAS, UPZ, lurah serta kepala desa. (**)

×
Berita Terbaru Update