SOPPENG – Bupati Suwardi Haseng memimpin pemaparan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan skema Build Operate Transfer (BOT) bersama jajaran direksi PDAM dan investor di Ruang Rapat Pimpinan, Rabu (18/2/2026).
Pemerintah Kabupaten Soppeng menyebut proyek tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur layanan air bersih, khususnya di wilayah Kota Watansoppeng dan sekitarnya.
Suwardi mengatakan skema BOT dipilih sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah ketersediaan air bersih. Menurutnya, kerja sama tersebut bukan berupa pinjaman, melainkan investasi dengan durasi 30 tahun.
“Insya Allah, masalah air PDAM bisa teratasi, khususnya di Kota Watansoppeng. Ini bukan pinjaman, melainkan kerja sama investasi dengan durasi 30 tahun,” ujar Suwardi kepada awak media, Jumat (20/2/2026).
Ia menjamin pembiayaan proyek sepenuhnya berasal dari investor selama masa kerja sama, sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pelaksana Tugas Direktur PDAM Soppeng, Hasanuddin, menjelaskan peningkatan SPAM difokuskan pada dua program utama, yakni penggantian jaringan pipa lama yang kerap mengalami kebocoran dan penyumbatan, serta penyediaan sumber air baru melalui pengeboran 50 titik sumur bor skala besar di seluruh kecamatan.
Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk menjaga stabilitas distribusi dan tekanan udara hingga ke rumah pelanggan serta mencegah potensi kekeringan.
Hasanuddin menambahkan, skema BOT memungkinkan pembangunan infrastruktur dilakukan tanpa menggunakan dana APBD. Sesuai ketentuan, seluruh aset yang dibangun akan menjadi milik pemerintah daerah setelah masa kerja sama berakhir.
“Tiga prinsip utama dalam proyek ini adalah zero APBD, penerapan teknologi modern yang transparan, serta peningkatan cakupan secara pelayanan berkelanjutan,” katanya.
Rapat tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, Sekretaris Daerah Andi Muhammad Surahman, sejumlah kepala dinas terkait, jajaran direksi PDAM, serta pihak investor.
Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap proyek SPAM dengan skema BOT tersebut dapat meningkatkan cakupan layanan air bersih dan kualitas hidup masyarakat. (**)








