Notification

×
//

Indeks Berita

Tag Terpopuler

BRI Dorong Penguatan UMKM di Talk Show Pasar Ramadhan SUKSES 2026 Soppeng

Selasa, 10 Maret 2026 | 6:15:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-11T01:15:18Z


SOPPENG — Bank Rakyat Indonesia (BRI) menegaskan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Soppeng. Hal tersebut disampaikan dalam Talk Show Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Berbasis UMKM yang digelar di kawasan Pasar Ramadhan SUKSES 2026, Senin (9/3/2026) malam.


Kepala Kantor Cabang BRI Watansoppeng, Rahmatuloh Habibie, mengatakan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh BRI di Soppeng hingga saat ini telah mencapai 96 persen dari target tahun berjalan.


Menurutnya, KUR BRI menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat permodalan UMKM di daerah, dengan suku bunga relatif rendah sekitar 6 persen per tahun atau setara 0,5 persen per bulan.


“KUR BRI dirancang untuk memperkuat sektor usaha kecil. Dengan tingkat bunga yang rendah, pelaku UMKM memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usahanya,” ujarnya.


Ia juga menjelaskan bahwa sektor perbankan di daerah masih menghadapi tantangan berupa pembatasan likuiditas. Kondisi ini terjadi karena struktur dana masyarakat yang lebih besar pada sisi kredit dibandingkan penghimpunan simpanan di wilayah Soppeng.


“Secara sederhana, dana masyarakat Soppeng lebih banyak tersalurkan keluar daerah melalui sistem perbankan. Artinya, potensi pembiayaan yang berasal dari masyarakat Soppeng belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh UMKM lokal,” katanya.


Rahmatuloh mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih lembaga keuangan tempat menyimpan dana, sehingga tabungan masyarakat dapat ikut mendukung pembiayaan usaha kecil di daerah.


“Jika dana masyarakat disimpan di bank yang aktif menyalurkan kredit bagi UMKM, maka secara tidak langsung ikut memperkuat ekonomi kerakyatan,” jelasnya.


Talk show tersebut juga menghadirkan akademisi Pascasarjana Universitas Lamappapoleonro, Dr. Nurmal Idrus, yang menilai Pasar Ramadhan SUKSES 2026 menjadi contoh kegiatan nyata yang mampu menggerakkan perputaran ekonomi masyarakat.


Menurutnya, kegiatan seperti pasar ramadhan mempertemukan langsung pedagang dan pembeli sehingga menjadi model pemasaran yang efektif bagi pelaku UMKM.


Ia juga menilai penyelenggaraan Pasar Ramadhan menunjukkan komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Suwardi Haseng dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil melalui kegiatan yang memberi ruang bagi pelaku usaha lokal.


“Acara seperti ini mungkin tidak memberikan keuntungan besar bagi penyelenggara, tetapi dampak ekonominya bagi UMKM sangat besar,” katanya.


Kegiatan Pasar Ramadhan SUKSES 2026 sendiri menjadi salah satu ruang promosi dan pemasaran bagi pelaku UMKM lokal, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama bulan Ramadhan di Kabupaten Soppeng. (**)

×
Berita Terbaru Update