SOPPENG — Talk show bertema pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) digelar di kawasan Pasar Ramadhan SUKSES 2026, Senin (9/3/2026) malam.
Kegiatan tersebut menghadirkan Branch Office Head Bank Rakyat Indonesia Watansoppeng, Rahmatullah Habibie, serta dosen Pascasarjana Universitas Lamappapoleonro Soppeng, Nurmal Idrus, sebagai pembicara.
Rahmatullah Habibie mengungkapkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Bank Rakyat Indonesia di Kabupaten Soppeng telah mencapai 96 persen dari target tahun berjalan. Program tersebut menjadi salah satu instrumen pembiayaan bagi pengembangan UMKM di daerah.
Menurutnya, KUR memiliki suku bunga sekitar 6 persen per tahun atau setara 0,5 persen per bulan. Namun, sektor perbankan di daerah masih menghadapi tantangan keterbatasan likuiditas.
Ia menjelaskan kondisi tersebut terjadi karena struktur dana masyarakat yang lebih besar pada sisi kredit dibandingkan penghimpunan simpanan di wilayah Soppeng.
“Secara sederhana, dana masyarakat Soppeng lebih banyak disalurkan keluar daerah melalui sistem perbankan, sehingga berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku usaha di luar daerah dibandingkan UMKM lokal,” ujarnya.
Rahmatullah juga mengajak masyarakat lebih bijak dalam memilih lembaga keuangan tempat menyimpan dana agar tabungan masyarakat dapat berkontribusi pada pembiayaan UMKM di daerah.
Sementara itu, Nurmal Idrus menilai Pasar Ramadhan SUKSES 2026 menjadi contoh kegiatan yang mampu menggerakkan perputaran ekonomi masyarakat.
Menurutnya, event seperti pasar ramadhan mempertemukan langsung pedagang dan pembeli sehingga menjadi sarana pemasaran yang efektif bagi pelaku UMKM.
Ia juga menilai kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil.
Nurmal menjelaskan penyelenggaraan Pasar Ramadhan dilaksanakan oleh PT Lamataesso Mattappa sebagai perusahaan daerah agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.
Ia mengusulkan agar durasi Pasar Ramadhan dapat diperpanjang karena dinilai memberi manfaat langsung bagi pedagang kecil. Selain itu, konsep pasar tematik juga dinilai dapat digelar pada momentum lain, seperti hari besar nasional maupun peringatan Hari Jadi Kabupaten Soppeng.
Dengan demikian, ruang pemasaran bagi UMKM lokal semakin terbuka dan perputaran ekonomi masyarakat tetap terjaga di daerah.








