MAKASSAR, SOPPENGPOS.COM – Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (10/6/2026).
Selle mengatakan, sensus ekonomi merupakan langkah strategis dalam menyediakan data ekonomi yang akurat dan berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang efektif dan berkelanjutan.
“Sensus Ekonomi 2026 merupakan langkah strategi untuk menghadirkan data ekonomi yang akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data yang dihasilkan akan menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan, penguatan sektor usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Soppeng siap mendukung dan berpartisipasi aktif demi suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026,” ujar Selle.
Pencanangan SE2026 dilakukan langsung oleh Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, dan dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan, serta jajaran pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Amalia menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan instrumen strategi untuk memotret aktivitas ekonomi Indonesia secara menyeluruh, termasuk perkembangan pola usaha dan transformasi digital yang terus berkembang.
Sulawesi Selatan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang melaksanakan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 tingkat provinsi. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan sensus.
Pada kesempatan itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyebut data yang dihasilkan melalui sensus akan menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.
“Sensus Ekonomi 2026 hadir untuk memotret aktivitas perekonomian secara menyeluruh sehingga menjadi dasar yang kuat dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan,” kata Andi Sudirman.
Ia juga mengajak seluruh pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus yang diselenggarakan melalui pendataan lapangan secara door to door pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Sementara itu, Kepala BPS RI turut memaparkan kinerja perekonomian Sulawesi Selatan Triwulan I Tahun 2026. Kabupaten Soppeng mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 9,39 persen secara tahunan (year-on-year), menempatkannya sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kelima di Sulawesi Selatan.
Capaian tersebut melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang berada di angka 6,88 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61 persen.
Kehadiran Wakil Bupati Soppeng dalam pencanangan SE2026 sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mendukung penyediaan data statistik yang akurat sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)





