SOPPENG – Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola Bhayangkara Cup IV Tahun 2026 di Lapangan Andi Palloge, Desa Ganra, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, Rabu (1/7/2026). Penutupan turnamen yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu berlangsung meriah dan menjadi wujud komitmen Polres Soppeng dalam mempererat kemitraan dengan masyarakat melalui pembinaan olahraga.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf. Eko Yulianto, Wakapolres Soppeng Kompol Sudarmin, S.Sos., para Pejabat Utama Polres Soppeng, Camat Ganra Muhammad Lutfi, S.E., M.M., Kapolsek Ganra IPDA Muhtadi, S.Sos., M.M., Kepala Desa Ganra sekaligus Ketua PSSI Askab Soppeng Andi Wahyu Gunawan, S.Sos., M.Si., para ofisial, atlet, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Kapolres Soppeng mengatakan Turnamen Bhayangkara Cup IV merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat." Menurutnya, olahraga menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat persaudaraan, sportivitas, dan kebersamaan.
"Kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari pertandingan. Yang terpenting adalah menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kerja sama tim, serta saling menghormati. Melalui olahraga, kita dapat memperkuat persatuan dan membangun kebersamaan," ujar AKBP Aditya Pradana.
Kapolres menegaskan, Polres Soppeng akan terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan positif, termasuk di bidang olahraga.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, aparat pengamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah mendukung suksesnya Turnamen Bhayangkara Cup IV hingga berlangsung aman, tertib, dan lancar. Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil 'alamin, Kapolres secara resmi menutup turnamen tersebut.
Sementara itu, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada jajaran Polri, khususnya Polres Soppeng. Ia mengapresiasi dedikasi Polri yang dinilai tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif membangun sinergi dengan pemerintah daerah melalui berbagai kegiatan sosial dan pembinaan olahraga.
Pada partai final kategori umum, Ganra FC berhasil menjuarai turnamen usai mengalahkan Mantap FC dengan skor 3-1. Atas kemenangan tersebut, Ganra FC berhak membawa pulang Piala Bergilir Kapolres Soppeng, piala tetap, medali, dan uang pembinaan.
Kategori umum menempatkan Ganra FC sebagai juara pertama, disusul Mantap FC di posisi kedua, sementara Monas FC dan Buttue Jaya FC menjadi juara ketiga bersama. Penghargaan Top Scorer diraih Aan dari Ganra All Star FC, sedangkan gelar Best Player diberikan kepada Andi Sastriawan dari Ganra All Star FC.
Pada kategori usia madya, Ganra All Star FC tampil sebagai juara pertama. Wajo All Star FC menempati posisi kedua, sedangkan Old Star Mantili FC dan Bone Barat All Star FC menjadi juara ketiga bersama. Penghargaan individu masing-masing diraih Mastang sebagai Top Scorer, Ashar sebagai Best Player, dan Doddy sebagai Best Goalkeeper.
Turnamen Bhayangkara Cup IV berlangsung sejak 18 Juni hingga 1 Juli 2026 dengan diikuti 18 tim, terdiri atas sembilan tim kategori umum dan sembilan tim kategori usia madya dari Kabupaten Soppeng dan daerah sekitarnya. Selain menjadi ajang pembinaan atlet sepak bola, turnamen ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarklub dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif berkat pengamanan personel Polres Soppeng dan Polsek Ganra. Melalui Bhayangkara Cup IV, Polres Soppeng kembali menegaskan komitmennya membangun sinergi dengan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet sepak bola berprestasi di Kabupaten Soppeng.

