Notification

×
//

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wabup Soppeng Dorong Lahirnya Generasi Qur'ani pada Wisuda Hafizh II PPTQ Al-Imam Hafsh

Selasa, 07 Juli 2026 | 8:49:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-08T03:49:18Z



SOPPENG – Wakil Bupati Soppeng menghadiri Wisuda Hafizh II dan Penamatan Santri Kelas IX Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an (PPTQ) Al-Imam Hafsh di Aula Kantor Camat Lalabata, Selasa (7/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi apresiasi atas pencapaian santri yang menyelesaikan pendidikan sekaligus menghafal Al-Qur'an.


Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati bersama Kapolres Soppeng dan Anregurutta KH. Nurdin Maratang, S.Ag., M.Pd., menguji langsung hafalan Al-Qur'an 30 juz para wisudawan. Pengujian tersebut menjadi salah satu rangkaian utama kegiatan wisuda.


Pimpinan PPTQ Al-Imam Hafsh dalam laporannya menyampaikan, pada wisuda tahun ini terdapat dua santri yang berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur'an 30 juz. Capaian tersebut merupakan hasil pelatihan yang berkesinambungan serta dukungan dari orang tua santri.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Soppeng mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan santri yang telah menyelesaikan pendidikan. Ia mengatakan keberhasilan menghafal Al-Qur'an menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi penerus.


“Anak-anak kita hari ini telah membangun fondasi yang kokoh untuk kehidupan di masa depan. Mereka bukan hanya mempersiapkan diri menjadi pribadi yang unggul, tetapi juga ikut membangun fondasi bagi kemajuan daerah dan bangsa. Atas nama Pemerintah Kabupaten Soppeng, kami mengucapkan selamat kepada seluruh santri yang diwisuda dan ditamatkan. Terima kasih kepada PPTQ Al-Imam Hafsh yang telah melahirkan generasi-generasi Qur'ani yang unggul. Semoga pondok pesantren di Kabupaten Soppeng terus berkembang dan semakin maju,” ujarnya.


Sementara itu, Anregurutta KH. Nurdin Maratang dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah bangsa, termasuk pada masa perjuangan kemerdekaan. Ia juga mengingatkan para santri agar tidak hanya menjaga hafalan, tetapi juga terus memperbaiki bacaan Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid.


“Semoga anak-anakku semua menjadi Hamalatul Qur’an, yakni penjaga, pembawa, pengemban, sekaligus pengamal Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.


Perwakilan orang tua santri turut menyampaikan penghargaan kepada pimpinan pondok, ustaz, dan ustazah atas bimbingan yang diberikan hingga para santri mampu menyelesaikan pendidikan dan menghafal Al-Qur'an.


Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penghargaan kepada para wisudawan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Soppeng, perwakilan Dandim 1423/Soppeng, perwakilan Kejaksaan Negeri Soppeng, Camat Lalabata, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Soppeng, perwakilan BAZNAS, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, serta orang tua dan wali santri.

×
Berita Terbaru Update